Pages

Rabu, 27 Juli 2011

expectation vs reality

Bismillahirrahmanirrahim.

Between expectation and reality, there lies disappointment.

Or satisfaction, it depends.


"We always expect- from family, friends, loved ones, God and our self. I do not say it is wrong to expect something from your near ones; after all, they are the one with who you expect to be up to your level of demands. But what's wrong is that stressing your self when those expectations are not fulfilled.

Ask a question- why are you stressing your self when others do not live up to your expectations? They never say they would do this and do that, it was all you assumed.

You assumed that they will do it. You assumed that they will do anything to make you happy. You assumed that you are special for them. You are assumed that they care for you.

Your assumptions are not too wrong but it is not their fault if they don't do what you expected. They never promised you. Expecting too much is always difficult. You are being unfair."

-Tushar Agarwal

I should've known from the very first. I should've expect less. Now I'm torn.

Sabtu, 23 Juli 2011

cerumen oh cerumen

Bismillahirrahmanirrahiim

Seminggu lagi ramadhan! Seminggu lagi libur! Seminggu lagi pulang ke rumah! Seminggu lagi ramadhan di rumaaah! *lari-lari keliling komplek* Haha I’m uber excited! :D

*ngelap keringet abis lari* *benerin jilbab* *nyemprot2 parfum*

Ehem.

Hello teman-temaaan! Apa kabar? Kabar saya baik, alhamdulillah hehe. Sekarang saya lagi stase di THT-KL (telinga hidung tenggorok-kepala leher). As a dokter muda, tindakan paling sering kita lakuin di THT addalaahh eng ing eng: ngambil cerumen alias congek. *gubrak

Eits, jangan dikira sepele lho.. Ngambil cerumen mesti ada seninya. Ada cerumen yang keras, ada yg lembek2 gimana gitu. Ada yang banyak nyumpel liang telinga sampe gendangnya ngga keliatan, dan ada yang cuma sekedar basa basi nempel dipinggir..

Cerumen itu, walaupun kuecil (ga bakal sampe sejempol ente gan), bisa bikin pasien ga nyaman banget. Biasanya yang dikeluhin jadi kurang denger, kerasa ‘gembrebek’ di telinga, berdenging, dan pastinya telinga terasa ga nyaman. Kadang bikin ga bisa tidur lho. Bayangin aja ada suara ‘gembrebekgembrebek’ atau ‘nguuuuuungg’ di telinga, mesti ga enak. Kadang anak kecil juga jadi ga oke di sekolahnya gara-gara itu..

Kalo tu cerumen gede berhasil dikeluarin, mesti pasien langsung ngerasa plong dan hepi. Kita yang ngambil juga rasanya puas banget ya cyin. Rasanya itu kayak ngebelah atmosfer berlapis lapis, meluncur bareng paus akrobatis, menuju rasi bintang paliiingg manis! Wekekek berasa baru dapet piala gituh, padahal mah cerumen :p

.....................................................................................................................

Apa itu cerumen?

Cerumen itu hasil produksi glandula ceruminosa dan sebacea di liang telinga bagian luar. Fungsinya sebagian besar untuk proteksi; dari debu, air, hewan, dll. Jadi sebenernya, adanya cerumen di telinga adalah n-o-r-m-al.

Gimana cara bersihin cerumen?

Sebenernya, kalo kita ngunyah, cerumen bakalan keluar sendiri dari telinga. Terus pas di luar dia kena panas, nguap deh. Gerakan wudhu juga bagus untuk bersihin telinga lho, subhanallah :)

Jadi sebenernya ga perlu tuh semangat 45 tiap hari ngorek-ngorek telinga pake cutton bud, peniti, apalagi kuku jari yang kotor. Hiiy! Ibraratnya kayak nyapu rumah sambil tutup mata, ga bakal bersih. Malah, gerakan korek kuping sedunia itu bisa-bisa dorong cerumen makin dalem, makin dalem, dan makin dalem. Lama kelamaan cerumennya numpuk, jadi padet, dan malah susah dikeluarin. Kayak pepatah bilang, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Ya mending kalo duit, lah ini cerumen? Eke sih ogah :p

.....................................................................................................................

Stop korek2 yaa, abang mpok nyak babee! Asal ga kita utik-utik, kita rajin ngunyah, rajin wudhu, insyaAllah kontrol telinga tiap 6 bulan/ setahun sekali ke dokter cukup kok ;)